Melakukan sesuatu itu akan terasa lebih indah dan menyenangkan, ketika kita melakukannya dengan penuh rasa cinta. Cinta akan membuat orang lemah menjadi kuat, orang malas menjadi enerjik. Begitu pula dengan aktivitas kita sebagai perserta prakerin. Apabila dilakukan atas dasar cinta akan pekerjaan, cinta akan civitas kita dan cinta akan diri kita sendri, maka prakerin akan menjadi pengalaman yang tidak bisa dilupakan.
Prakerin itu berbeda dengan sekolah. Prakerin ibarat lagu iwan fals, Manusia setengah dewa. Disatu sisi kita adalah pelajar di sisi yang lain adalah pekerja. Kita harus menjaga ritme ini dengan seimbang. Kita harus bisa menempatkan diri kita. Ada sesuatu yang bisa kita kerjakan dan ada yang tak boleh sama sekali kita lakukan. Ada yang boleh kita turuti ada juga yang sama sekali tidak boleh kita patuhi.
Ketika ada arahan atau perintah dari pembimbing atau karyawan lain di dunia usaha, berbahagialah, karena ia sedang memberikan kepercayaan kepada kita. Ketika kita didiamkan saja tanpa ada perintah, maka berbahagia juga, karena kita sedang diberi kesempatan untuk istirahat. Jangan sampe ada perasaan, ngeluh ketika ada arahan dan merasa tak diperhatikan ketika tidak ada perintah. Ingat, apa yang terjadi pada kita adalah buah dari keterampilan kita menguasai sesuatu. Berat atau ringannya beban kerja, tergantung bagaimana kita menanggapinya. Yuk, menikmati prakerin kita.






0 komentar:
Posting Komentar